Salib San Damiano bukan sekadar artefak religius abad pertengahan. Di hadapan salib inilah Santo Fransiskus dari Assisi mengalami perjumpaan yang mengubah seluruh hidupnya. Dari salib itu ia mendengar suara Kristus yang berkata, “Fransiskus, perbaikilah rumah-Ku yang hampir roboh.” Sabda tersebut menjadi titik balik pertobatannya sekaligus awal sebuah gerakan pembaruan yang terus menginspirasi Gereja hingga kini.
Buku ini mengajak pembaca menelusuri tiga tema utama. Pertama, sejarah dan teologi Salib San Damiano: asal-usulnya, pengaruh tradisi ikon Bizantium, serta makna simbol-simbol yang terdapat di dalamnya, mulai dari Kristus yang hidup dan mulia di pusat salib, para saksi di sekeliling-Nya, hingga tangan Allah Bapa yang memberkati dari puncak ikon. Kedua, pengalaman rohani Santo Fransiskus: bagaimana doa, keheningan, dan perjumpaannya dengan Kristus melahirkan pertobatan yang mendalam serta spiritualitas Fransiskan yang berakar pada Injil, kesederhanaan, persaudaraan, dan damai. Ketiga, relevansi pesan Salib San Damiano bagi kehidupan masa kini: belajar mendengarkan suara Tuhan di tengah kebisingan dunia, membangun kembali relasi yang terluka, merawat ciptaan, serta menghadirkan perdamaian dan harapan.
Dilengkapi dengan teks Doa Santo Fransiskus di Depan Salib San Damiano serta panduan mengamati Ikon Salib San Damiano sebagai sarana doa kontemplatif, buku ini mengajak pembaca menjadikan Salib San Damiano bukan hanya sebagai warisan spiritual, melainkan juga sebagai sumber inspirasi untuk mengalami pertobatan, memperbarui hidup, dan semakin mengikuti Kristus dalam semangat Santo Fransiskus dari Assisi.







Reviews
There are no reviews yet.